Jual Rubber Fender Murah Berkualitas – CV Langgeng Teknik

By | July 13, 2019

CV Langgeng Teknik adalah salah satu perusahaan yang sudah berdiri lama di bidang jasa pembuatan rubber fender murah dan juag pembuatan belt conveyor di Indonesia, bagi anda yang membutuhkan informasi tentang rubbaer fender murah dan berkualitas anda tidak salah masuk ke dalam website kami ini, di karenakan kami memberikan kalitas yang sangat bagus walupaun harga lebih murah, anda bisa bandingkan kualitas pembuatan rubber fender kami dengan jasa pembuatan rubber fender lainnya yang anda ketahui.

Jual Rubber Fender Indonesia

Di sini kami menjual produk kualitas terbaik walaupun dengan harga lebih murah, di karenakan kualitas produk adalah mutu kami, jika anda belum percaya anda bisa order rubber fender maupaun jenis rubber lainnya di kami, kami mampu memberikan hasil yang terbaik untuk perusahaan anda.

Tentang Kami

Langgeng Teknik – Rubber Fender Surabaya Indonesia

Nama Owner : Bpk. Lukman Hakim
Alamat Kantor : Jl. Juwingan 72-F Surabaya
Alamat WorkShop : Jl. Raya Suko Bohar 18. DS. Suko – Sukodono – Sidoarjo
No Hp :081330225294 /085100770572
No. Fax : (031) 5041261
e-Mail : onlinelukmanmku@gmail.com

Kebijakan Mutu dari kami ialah kepuasan pelanggan tujuan dari kebijakan usaha yang telah kami jalankan dan hal terpenting yang harus selalu kami jaga :

– Konsisten dengan customer dan Supplier
– Selalu berupaya memperbaiki mutu pelayanan yang memuaskan pelanggan

Pengertian Rubber Fender

Rubber fender / karet fender dermaga / marine fender adalah suatu produk yang terbuat dari karet dan terutama digunakan sebagai “bumper” yang berfungsi untuk menyerap energi benturan saat terjadi kontak antara kapal dan dermaga atau dengan kapal yang lain. Keadaan ini merupakan kondisi yang sangat umum terjadi pada industri kelautan atau maritim.

Fungsi Rubber Fender

 

Karet fender dermaga / rubber fender / marine fender mempunyai sifat-sifat berikut :

Sangat elastis dan mudah dikompres / ditekan – dengan demikian meningkatkan kecepatan absorpsi shock.

Memiliki daya serap energi yang tinggi. Fungsi fender adalah menyerap energi kinetik dari kapal. Semakin banyak energi yang diserap maka semakin efisien fender tersebut.
Tahan cuaca.

Kebanyakan masyarakat umum kurang memperhatikan bahwa kapal-kapal dan perahu-perahu besar baik yang ada di laut ataupun di danau-danau pasti terdapat atau terpasang rubber fender pada permukaan atau dinding-dinding luar dari kapal atau perahu tersebut. Beberapa orang juga mengenal rubber fender ini dengan sebutan karet fender dermaga ataupun karet bumper. Rubber fender ini juga biasa untuk dipasang pada dinding-dinding dermaga.

Tujuan utama dari pemasangan karet fender dermaga adalah untuk menyerap energi benturan atau untuk mengurangi resiko kerusakan pada kapal, perahu maupun dermaga itu sendiri yang akan terjadi akibat benturan dengan dinding dermaga selama proses berlabuh.

Rubber fender telah banyak digunakan sejak dahulu kala, dan tersedia dalam berbagai bentuk, spesifikasi, dan kegunaan yang berbeda-beda. Dan saat ini telah banyak dikembangkan jenis-jenis rubber fender baru seperti jenis pneumatic dan yang lainnya.

Langgeng Teknik Rubber merupakan perusahaan terkemuka yang memproduksi dan memperdagangkan semua jenis rubber fender di seluruh Indonesia. Rubber fender yang lama mungkin perlu diganti dengan yang baru supaya fungsinya bisa kembali maksimal. Beragam jenis rubber fender dapat disuplai ke seluruh pelabuhan Indonesia yang pemakaiannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan atau letak dan kondisi cuaca atau perairan yang ada, termasuk kebutuhan rubber fender pada dermaga tempat berlabuhnya kapal pribadi yang kecil sekalipun.

Rubber fender yang diproduksi memiliki jangka waktu / umur pemakaian yang lama dan bebas dari masalah tanpa penurunan kinerja dan karakteristik. Rubber fender kami unggul dalam keandalan dan keamanan dan disukai di seluruh Indonesia. Untuk beberapa ukuran desain tertentu kami juga siap untuk memproduksinya dengan harga seekonomis mungkin namun tetap harus sesuai dengan spesifikasi dan persyaratan operasional.

Rubber fender dibuat dari berbagai jenis kompon karet sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan dari kondisi dan lokasi. Senyawa kompon bisa terbuat dari karet alam maupun karet sintetis yang memiliki ketahanan atau kelebihan yang berbeda-beda seperti Neoprene, SBR, EPDM, Butyl dan Polyurethane yang memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap sinar ultra violet, ozon, air laut dan kondisi cuaca yang ekstrim panas dan dingin di berbagai lokasi di Indonesia. Rubber fender juga diproduksi dengan alat-alat produksi yang tepat dan mendapatkan pengawasan mutu yang maksimal, sehingga produk rubber fender yang dihasilkan aman terhadap kesalahan atau mutu produk yang buruk.

Beberapa Jenis Rubber Fender

  • Super Cell Rubber Fender

Karet Fender Super Cell Murah

 

  • Cone Rubber Fender

Karet Fender Cone Murah Berkualitas

 

  • D Rubber Fender

Jual Karet Fender Type D Murah

 

  • V Rubber Fender

Jasa Pembuatan Karet Fender Dermaga Type V Murah Di Indonesia

 

  • Rubber Fender Type A

Jual Rubber Fender Type A Murah

 

  • Rubber Fender Silinder

CV Langgeng Teknik Jual Rubber Fender Type Cylinder Murah

 

  • Rubber Fender Kotak / Square

Jual Karet Fender Type Kotak

 

  • Rubber Fender Pneumatic

Jual Karet Fender Type Pneumatic Murah

 

Kami juga memperoduksi berbagai jenis produk karet seperti tangga karet, rubber bumper dan berbagai produk lainnya yang berhunbungan di karet fender, jika anda ingin bertanya tanya dengan kami, kami siap menjawab pertaanya anda melalui nomer handphone owner yang sudah ada di atas tadi.

Fusngsi Rubber Fender Untuk Pelabuhan Maupun Kapal

Fungsi utama Rubber Fender Untuk Pelabuhan Maupun Kapal adalah melindungi kapal / perahu dan struktur tempat berlabuh / dermaga dengan cara menyerap energi benturan yang terjadi.

Fungsi Karet Fender Untuk Pelabuhan Dermaga

Penyerapan energi benturan oleh marine rubber fender / karet fender kapal pada saat terjadi tabrakan / benturan antara kapal dengan kapal, kapal dengan dermaga atau benturan dengan struktur lainnya akan mengurangi atau menghambat terjadinya kerusakan-kerusakan yang lebih parah yang tentunya akan membutuhkan anggaran perbaikan yang jauh lebih besar.

Rubber Fender Untuk Pelabuhan Maupun Kapal dapat juga disebut dengan bumper laut yang dapat mencegah / mengurangi energi yang terjadi akibat benturan pada body perahu atau kapal pada beton pelabuhan atau dermaga.

Tujuan yang paling penting dari penggunaan Rubber Fender Untuk Pelabuhan Maupun Kapal adalah untuk menyerap energi kinetik yang terjadi akibat dari dampak benturan antar kapal dan benturan pada saat berlabuh di dermaga.

Sejarah Singkat Tentang Karet Fender / Rubber Fender

Pada dasarnya karet bisa berasal dari alam yaitu dari getah pohon karet (atau dikenal dengan istilah latex), maupun produksi manusia (sintetis). Saat pohon karet dilukai, maka getah yang dihasilkan akan jauh lebih banyak. Sumber utama getah karet adalah pohon karet Para Hevea Brasiliensis (Euphorbiaceae). Saat ini Asia menjadi sumber karet alami. Awal mulanya karet hanya hidup di Amerika Selatan, namun sekarang sudah berhasil dikembangkan di Asia Tenggara.

Sejara Pembuatan Karet Fender Dermaga Atau Karet Fender Pelabuhan

 

Kehadiran karet di Asia Tenggara berkat jasa dari Henry Wickham. saat ini, negara-negara Asia menghasilkan 93% produksi karet alam, yang terbesar adalah Thailand, diikuti oleh Indonesia, dan Malaysia.

Karet telah digunakan sejak lama untuk berbagai macam keperluan antara lain bola karet, penghapus pensil, baju tahan air, dll.

Saat Christopher Columbus dan rombongannya menemukan benua Amerika pada tahun 1476,mereka terheran-heran melihat bola yang dimainkan orang-orang Indian yang dapat melantun bila dijatuhkan ke tanah. Di sinilah sejarah karet dimulai, tetapi baru pada tahun 1530 ada laporan tertulis mengenai gummi optimum, sebutan Pietro Martire d’Anghiera untuk karet. Pada tahn 1535, Ahli sejarah mengenai bangsa Indian.

Captain Gonzale Fernandez de Oveida menulis bahwa dia melihat 2 tim orang Indian yang bermain bola. Bola itu terbuat dari campuran akar, kayu, dan rumput, yang dicampur dengan suatu bahan (latex) kemudian dipanaskan di atas unggun dan dibulatkan seperti bola. Bola oran Indian ini bisa melambung lebih tinggi daripada bola yang umum dibuat orang-orang Eropa waktu itu. Oviedo mengatakan bahwa bila bola buatan Indian itu dijatuhkan, bola itu bisa melambung lebih tinggi dan kemudian jatuh, lalu melambung lagi walaupun agak rendah daripada lambungan yang pertama, dst.

Pada tahun 1615 seorang penulis, F.J. Torquemada melaporkan bahwa orang Indian Mexico membuat sepatu tahan air dari bahan latex atau karet. Tentara Spanyol juga dilaporkan mengoleskan latex ke mantel mereka, saat hujan menjadi tahan air, tetapi di musim panas menjadi lengket.

Walaupun banyak cerita menarik tentang bahan tersebut, penyelidikan oleh para ilmuwan baru dimulai tahun 1731. Saat itu French Academy mengirim C.M. de la Condamine ke Amerika Selatan. Fresnau seorang ahli Perancis melaporkan bahwa banyak tanaman yang dapat menghasilkan latex atau karet, di antaranya dari jenis Hevea brasiliensis yang tumbuh di hutan Amazon di Brazil yang sekarang menjadi tanaman penghasil karet utama dan sudah dibudidayakan di Asia Tenggara yang menjadi penghasil karet utama di dunia saat ini.

Pada tahun 1770, seorang ahli kimia bangsa Inggris, Joseph Priestly, melaporkan bahwa karet dapat menhapus tulisan pensil. Pada tahun 1775 karet mulai digunakan sebagai bahan penghapus tulisan pensil dan jadilah karet itu di Inggris disebut dengan nama rubber (dari to rub). Sebelum itu, remah roti biasa digunakan orang untuk menghapus tulisan pensil.

Barang-barang karet yang diproduksi waktu itu selalu menjadi kaku di musim dingin dan lengket di musim panas. Banyak percobaan yang telah dilakukan untuk mendapatkan sifat karet yang tidak terpengaruh oleh cuaca. Percobaan mula-mula dilakukan oleh E.C.F. Leuchs pada tahun 1831.

Setahun sesudah itu, N. Hayward mendapatkan bahwa jika belerang yang ditambahkan ke dalam larutan karet atau biji belerang dioleskan pada karet,akan menyebabkan karet lebih cepat menjadi kering.

Thomas Hancock menulis dalam bukunya yang terbit pada tahun 1985 bahwa pada tahun 1842, Brockedon memperlihatkan kepadanya sepotong contoh karet berasal dari Amerika yang tidak terpengaruh oleh cuaca ataupun oleh minyak.

Thomas Hancock melihat bahwa potongan itu sedikit kekuningan pada bagian dalamnya dan berbau belerang. Dalam percobaan selanjutnya, Hancock akhirnya berhasil menemukan bahwa bila karet dicampur dengan belerang dan dipanaskan maka akan berubah sifatnya menjadi elastis dan tidak terpengaruh lagi oleh perubahan cuaca.

Proses perubahan ini lalu dipatenkan pada tahun 1843 dan sesuai usul temannya, Mr. Brockedon, proses ini dinamai vulkanisasi, yang kemudian nama ini diterima di Inggris, Amerika, dan dunia pada umumnya sampai sekarang.

Sebelum itu pada tahun 1838, Charles Goodyear di Amerika sudah terlibat dalam penelitian kompon karet dengan menggunakan belerang dan panas untuk mendapatkan kompon karet yang tidak terpengaruh oleh cuaca,yang dibuktikan dengan surat-surat yang diterimanya dari beberapa orang yang melihat atau mendapat contoh karet hasil percobaannya pada tahun 1839.

Baru pada tahun 1844 dia mendapatkan paten untuk penemuannya. Dari beberapa tulisan yang membahas penemuan vulkanisasi ini, dan berdasarkan tulisan Hancock sendiri yang menyatakan bahwa Brokedon meperlihatkan contoh karet yang berasal dari Amerika yang tidak terpengaruh oleh cuaca.

Maka kebanyakan penulis sepakat kalau penemu pertama proses vulkanisai hendaknya diberikan kepada Charles Goodyear. Penemuan besar proses vulkanisasi ini akhirnya dapat disebut sebagai awal dari perkembangan industri karet.

Pada waktu pendudukan Jepang di Asia Tenggara dalam perang dunia kedua, persediaan karet alam di negara sekutu menjadi kritis dan diperkirakan akan habis dalam beberapa bulan. Pemerintah Amerika mendorong penelitian dan produksi untuk menghasilkan karet sintetik untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak. Usaha besar ini membuahkan hasil dalam waktu singkat dan terus berkembang.

Sesudah berakhirnya perang dunia kedua, 1/3 karet yang dikonsumsi dunia adalah karet sintetik. Karet sintetik cukup mendominasi industri karet, tetapi pemakaian karet alam pun masih sangat penting saat ini antara lain industri militer dan otomotif.

Pada tahun 1983, hampir 4 juta ton karet alam dikonsumsi oleh dunia, tetapi karet sintetik yang digunakan sudah melebihi 8 juta ton (Sumber Wikipedia).

Kelebihan Menggunakan Rubber Fender Pada Kapal Maupun Dermaga

Keuntungan menggunakan karet fender atau rubber fender, menjaga kapal anda maupun beton pondasi dermaga dari benturan yang sangat keras pada kapal maupun dermaga, jika anda mencari jasa pembuatan rubber fenderu murah di Indonesia, kami siap membantu anda dalam pembuatan rubber fender murah dengan kualitas yang sangat bagus.

Perlu anda ketahui untuk karet fender yang akan kami gunakan adalah salah satu karet fender terbaik saat ini yang ada di Indonesia, kami juga melayani semua pelabuhan yang berada di Indonesia, seperti pelabuhan maupun dermaga yang ada di Surabaya, Jakarta, Balikpapan, MEdan, Ambon, Jayapura, Makassar Sulawesi Selatan, Kami akan membantu anda dalam pembuatan rubber fender murah di Indonesia.

Sudah banyak sekali dermaga maupun pelabuhan yang sudah kami tangani dalam pembuatan rubber fender, salah satunya pelabuhan yang berada di bali dan beberapa pelabuhan maupun kapal laut dalam pembuatan fender dermaga, maupun rubber fender untk kapal, jika anda ingin melakukan pemesanan rubber fender murah, anda bisa langsung menghubungi Bapak Lukman Hakim selaku Owner CV Langgeng Teknik Rubber Fender Indoensia Termurah dan terbaik dalam kualitas pembuatan rubber fender.

Semoga dengan adanya keterangan dalam artikel ini bisa menjadi acuan anda dalam pemesanan rubber fender Indonesia ini kepada kami CV Langgeng Teknik.